Dipublish pada:
DTPEDULI.ORG | BANJARMASIN - Peringatan Maulid Nabi Muhammad saw di Sekolah Mawaddah berlangsung dengan suasana penuh kebersamaan, pada Sabtu (29/8/2026). Tidak hanya menjadi momentum untuk mengenalkan keteladanan Rasulullah saw kepada anak-anak, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan penggalangan dana bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama DT Peduli Kalimantan Selatan (Kalsel).
Sejak awal kegiatan, seluruh siswa dari jenjang Kelompok Bermain (KB) hingga Sekolah Dasar (SD) dikumpulkan di aula sekolah. Setelah seluruh peserta berada di tempat dan suasana mulai kondusif, acara dibuka dengan pembacaan ayat suci al-Qur'an oleh salah seorang Guru Sekolah Mawaddah.

Pembukaan kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari kepala sekolah. Setelah itu, perhatian anak-anak tertuju kepada Kak Novi selaku pemateri yang akan menyampaikan kisah Rasulullah saw dalam rangka memperingati Maulid Nabi.
Menyesuaikan usia peserta yang masih berada pada jenjang KB hingga SD, Kak Novi menyampaikan kisah Rasulullah saw melalui metode dongeng yang interaktif. Sebuah boneka digunakan sebagai media bercerita, dengan suara dan gerak yang diperagakan Kak Novi, boneka tersebut seolah-olah menjadi tokoh yang sedang berbicara dalam cerita.
Metode tersebut membuat suasana aula menjadi lebih hidup. Anak-anak mengikuti cerita dengan antusias, menyimak setiap bagian yang disampaikan, dan merespons interaksi yang diberikan selama kegiatan berlangsung. Pesan tentang keteladanan Rasulullah saw pun disampaikan melalui cara yang lebih dekat dengan dunia anak-anak.
Setelah sesi dongeng selesai, kegiatan dilanjutkan dengan makan buah bersama. Suasana kebersamaan kemudian berlanjut pada agenda penggalangan dana untuk membantu masyarakat terdampak gempa di NTT.
Kotak donasi telah disiapkan untuk menampung sumbangan dari para siswa, dengan didampingi orangtua masing-masing, anak-anak secara bergantian memberikan donasi yang mereka miliki. Antusiasme terlihat dari semangat anak-anak saat memasukkan donasi ke dalam kotak yang telah disediakan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mengenalkan nilai kepedulian kepada anak-anak sejak dini. Melalui pengalaman langsung, mereka diajak memahami bahwa membantu sesama dapat dilakukan dengan berbagai cara, termasuk berbagi dari apa yang dimiliki untuk saudara yang sedang menghadapi musibah.
Sebagai sekolah inklusi, Sekolah Mawaddah turut menghadirkan ruang kebersamaan bagi seluruh anak untuk belajar, berinteraksi, dan menumbuhkan kepedulian. Kolaborasi bersama DT Peduli Kalsel dalam kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata dalam mengajak lingkungan sekolah dan keluarga untuk turut berkontribusi dalam aksi kemanusiaan.
Rangkaian kegiatan Maulid Nabi dan penggalangan dana pun berlangsung dalam suasana hangat hingga selesai. Harapannya, setiap donasi yang terkumpul menjadi amal kebaikan dan keberkahan bagi para pemberi, serta memberikan manfaat bagi masyarakat yang terdampak gempa di NTT.
Melalui kegiatan ini, DT Peduli Kalsel berharap nilai keteladanan Rasulullah saw tidak hanya dikenalkan melalui cerita, tetapi juga dapat diwujudkan dalam sikap peduli dan semangat berbagi yang tumbuh dalam diri anak-anak.
Penulis: Yuniarti
Penyunting : Cristi A. Sarif