Dipublish pada:
DTPEDULI.ORG | BEKASI - Pada Jumat (19/06/2026), Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) DT Peduli Cabang Bekasi terus berkomitmen dalam melahirkan program pemberdayaan ekonomi inklusif. Salah satu langkah nyata yang saat ini gencar dilakukan adalah memberikan pendampingan intensif kepada Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Warung Ayam Bakar GKD yang beralamat di Kampung Bulak Kapal, Kota Bekasi, sebuah unit usaha yang dikelola langsung oleh para penyandang disabilitas dari Komunitas Griya Kreasi Disabilitas (GKD).
Program pendampingan berkelanjutan ini bertujuan untuk memastikan unit usaha kuliner tersebut dapat beroperasi secara mandiri, konsisten, sekaligus menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan fisik bukan halangan untuk berdaya secara ekonomi.
Dalam kunjungan pendampingan berkala ke Warung Ayam Bakar GKD, Tim DT Peduli Bekasi berfokus pada penguatan kapasitas operasional usaha dan mengedukasi terkait menjaga racikan bumbu khas Ayam Bakar GKD agar selalu konsisten dan kompetitif di pasaran. Selanjutnya Tim DT Peduli Bekasi mengedukasi mengenai tata kelola keuangan mikro, pemisahan kas usaha dengan kebutuhan pribadi, serta pencatatan laba-rugi harian secara sederhana.

Wati, Penerima Manfaat Program KUBE mengutarakan kesannya dengan antusias. "Alhamdulillah saya sangat bersyukur atas bantuan program ini, saya sekarang punya aktivitas yang bisa menghasilkan uang dan bisa membantu perekonomian Keluarga," ungkapnya.
Kehadiran warung ayam bakar ini bukan sekadar mata pencaharian, melainkan wadah pembuktian kepada masyarakat luas bahwa penyandang disabilitas mampu produktif jika diberikan kesempatan dan ruang yang tepat.
Dari Progam KUBE Ayam Bakar GKD ini diharapkan dapat menginspirasi lahirnya gerakan-gerakan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) inklusif lainnya di Wilayah Bekasi dan sekitarnya.
Baca Juga : Tanamkan Jiwa Dermawan Sejak Dini, DT Peduli Bekasi Serahkan Kencleng Edukasi ke SDIT Global Insan Madani
Penulis : Arman Maulana
Penyunting : Cristi A. Sarif