Dipublish pada:
DTPEDULI.ORG | BANDUNG -SDN 018 Sukagalih bekerja sama dengan DT Peduli Bandung menyelenggarakan kegiatan edukasi qurban pada Jumat (29/05/2026). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa mulai dari kelas 1 hingga kelas 6 dengan penuh antusias dan semangat.
Kegiatan edukasi qurban ini bertujuan untuk mengenalkan makna ibadah qurban sejak dini kepada anak-anak, mulai dari nilai keikhlasan, kepedulian, hingga ketaatan kepada Allah SWT. Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan penyembelihan hewan qurban berupa domba yang berasal dari hasil sedekah para siswa SDN 018 Sukagalih dari seluruh jenjang kelas.
Materi edukasi qurban disampaikan oleh Endar Sunandar dari DT Peduli Bandung. Dalam penyampaiannya, ia menjelaskan bahwa ibadah qurban bukan hanya tentang menyembelih hewan, tetapi juga tentang melatih keikhlasan, rasa syukur, dan kepedulian kepada sesama.
“Qurban mengajarkan kita untuk belajar ikhlas berbagi dan peduli kepada orang lain. Anak-anak juga belajar bahwa dalam hidup kita harus taat kepada Allah SWT serta senang membantu sesama,” ujar Endar Sunandar di hadapan para siswa.
Kegiatan berlangsung hangat dan edukatif. Anak-anak tampak aktif mengikuti proses pembelajaran serta menyaksikan secara langsung proses penyembelihan hewan qurban sesuai syariat Islam.
Ketua pelaksana kegiatan, Rika, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut.
“Terima kasih banyak atas kerja sama dari orangtua siswa-siswi dan DT Peduli. Semoga anak-anak bisa mengambil hikmah besar dari ibadah qurban ini, menjadi pribadi yang semakin ikhlas, semakin dekat dan taat kepada Allah SWT, serta menjadi anak-anak yang saleh dan salehah,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini diharapkan nilai-nilai ibadah qurban tidak hanya dipahami secara teori, tetapi juga tertanam dalam kehidupan sehari-hari, sebagai bagian dari pendidikan karakter Islami sejak dini.
Baca Juga : BSI Cabang Bandung Sinergi dengan DT Peduli Bandung Salurkan Hewan Qurban ke Rumah Peduli Yatim
Penulis : Ali Ramdani
Penyunting : Cristi A. Sarif